RRI.CO.ID, Kota Madiun – Rangkaian RRI Fest dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) terus bergulir. Salah satunya melalui Workshop Journalistic, Broadcasting, dan Content Creator yang digelar di RRI Madiun, Kamis, 3 September 2026.
Sedikitnya 80-an peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Antusiasme masyarakat terhadap workshop itu cukup tinggi hingga kuota peserta telah terpenuhi dan pendaftaran ditutup.
Koordinator Workshop Journalistic, Broadcasting, dan Content Creator RRI Madiun Agus Sarwono mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya digelar untuk memeriahkan RRI Fest dan HUT ke-81 RRI. Workshop juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar sekaligus berbagi pengalaman dan informasi seputar dunia media.
’’Workshop ini menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan informasi. Kami juga ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada remaja maupun masyarakat yang tertarik belajar tentang broadcasting, jurnalistik, maupun content creator,’’ ujar dia.
Menurut pria yang akrab disapa Bagas itu, kegiatan serupa sudah cukup lama tidak digelar RRI Madiun. Karena itu, workshop tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat dunia penyiaran, jurnalistik, hingga produksi konten yang selama ini dijalankan RRI.
’’Ini menjadi kesempatan bagi teman-teman yang menyukai ketiga bidang tersebut untuk mengetahui bagaimana dunia broadcasting, jurnalistik, dan konten di RRI,’’ katanya.
Bagas mengungkapkan, jumlah pendaftar bahkan telah melampaui 80-an orang. Namun, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta karena keterbatasan kapasitas tempat.
’’Untuk pendaftaran saat ini sudah kami tutup karena kuota sudah terpenuhi. Bagi yang belum sempat bergabung, mudah-mudahan bisa mengikuti kegiatan serupa pada edisi berikutnya,’’ ucapnya.
Dalam workshop tersebut, peserta akan mendapatkan tiga materi utama. Materi pertama berkaitan dengan broadcasting yang akan disampaikan para presenter berpengalaman RRI Madiun.
Selanjutnya, peserta akan mendapatkan pembekalan jurnalistik. Materi tersebut akan dipandu para reporter yang telah lama berkecimpung di Divisi Pemberitaan RRI Madiun.
Sementara materi ketiga membahas dunia content creator, termasuk pengembangan konten untuk berbagai platform media sosial.
Bagas berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi para peserta. Terutama dalam memahami perkembangan media yang semakin pesat serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menyikapi berbagai informasi.
’’Harapannya, peserta bisa memahami materi dari bidang broadcasting, jurnalistik, maupun content creator. Mereka juga bisa mengetahui bagaimana kondisi media saat ini yang perkembangannya sangat luar biasa,’’ ujarnya.
Selain itu, peserta diharapkan semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka juga didorong untuk memanfaatkan platform digital yang dimiliki dengan menghadirkan konten-konten positif.
’’Pada akhirnya, mereka bisa membedakan mana konten yang baik, konten yang kurang baik, maupun informasi hoaks. Harapannya, mereka juga mampu memberikan kontra atau menangkal informasi yang tidak benar,’’ pungkas Bagas. (ARIS DK)